Terjemah Surat Tha Ha


طه


Jumlah Ayat: 135
Pengantar
Surah Tha Ha terdiri atas 135 ayat, diturunkan sesudah diturunkannya surah Maryam, ter­masuk golongan surah-surah Makkiyyah. Surah ini dinamakan Tha Ha, diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama surah ini. Sebagaimana yang lazim terdapat pada surah-surah yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa sesudah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat sesudah huruf "Th? H?" dalam surah ini. Allah menerangkan bahwa Al-Qur'an merupakan peringatan bagi manusia, wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam. Kemudian Allah menerangkan kisah bebe­rapa orang nabi akibat-akibat yang telah ada akan dialami oleh orang-orang yang percaya ke­pada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat.

طٰهٰۚ

Dibaca Latin :
thaa haa


Terjemahan :
Thaha

مَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لِتَشْقٰٓىۙ

Dibaca Latin :
maa anzalnaa ‘alaikal-qur'aana litasyqaa


Terjemahan :
Kami tidak menurunkan Al-Qur'an ini kepadamu (Muhammad) agar engkau menjadi susah;

اِلَّا تَذْكِرَةً لِّمَنْ يَّخْشٰىۙ

Dibaca Latin :
illaa tadzkiratal limay yakhsyaa


Terjemahan :
melainkan sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah),

تَنْزِيْلًا مِّمَّنْ خَلَقَ الْاَرْضَ وَالسَّمٰوٰتِ الْعُلٰىۗ

Dibaca Latin :
tanziilam mim man khalaqal-ardha was-samaawaatil-‘ulaa


Terjemahan :
diturunkan dari (Allah) yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi,

اَلرَّحْمٰنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوٰى

Dibaca Latin :
ar-rahmaanu ‘alal-‘arsyistawaa


Terjemahan :
(yaitu) Yang Maha Pengasih, yang bersemayam di atas 'Arsy.

لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَمَا تَحْتَ الثَّرٰى

Dibaca Latin :
lahuu maa fis-samaawaati wa maa fil-ardhi wa maa bainahumaa wa maa tahtats-tsaraa


Terjemahan :
Milik-Nyalah apa yang ada di langit, apa yang ada di bumi, apa yang ada di antara keduanya, dan apa yang ada di bawah tanah.

وَاِنْ تَجْهَرْ بِالْقَوْلِ فَاِنَّهٗ يَعْلَمُ السِّرَّ وَاَخْفٰى

Dibaca Latin :
wa in tajhar bil-qauli fa innahuu ya‘lamus-sirra wa akhfaa


Terjemahan :
Dan jika engkau mengeraskan ucapanmu, sungguh, Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi.

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۗ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى

Dibaca Latin :
allaahu laa ilaaha illaa huw, lahul-asmaa'ul-husnaa


Terjemahan :
(Dialah) Allah, tidak ada tuhan selain Dia, yang mempunyai nama-nama yang terbaik.

وَهَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ مُوْسٰىۘ

Dibaca Latin :
wa hal ataaka hadiitsu muusaa


Terjemahan :
Dan apakah telah sampai kepadamu kisah Musa?

اِذْ رَاٰ نَارًا فَقَالَ لِاَهْلِهِ امْكُثُوْٓا اِنِّيْ اٰنَسْتُ نَارًا لَّعَلِّيْٓ اٰتِيْكُمْ مِّنْهَا بِقَبَسٍ اَوْ اَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

Dibaca Latin :
idz ra'aa naaran fa qaala li'ahlihimkutsuu innii aanastu naaral la‘allii aatiikum minhaa biqabasin au ajidu ‘alan-naari hudaa


Terjemahan :
Ketika dia (Musa) melihat api, lalu dia berkata kepada keluarganya, "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit nyala api kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu."

فَلَمَّآ اَتٰىهَا نُوْدِيَ يٰمُوْسٰٓىۙ

Dibaca Latin :
fa lammaa ataahaa nuudiya yaa muusaa


Terjemahan :
Maka ketika dia mendatanginya (ke tempat api itu) dia dipanggil, "Wahai Musa!

اِنِّيْٓ اَنَا۠ رَبُّكَ فَاخْلَعْ نَعْلَيْكَۚ اِنَّكَ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًىۗ

Dibaca Latin :
innii anaa rabbuka fakhla‘ na‘laiik, innaka bil-waadil-muqaddasi thuwaa


Terjemahan :
Sungguh, Aku adalah Tuhanmu, maka lepaskan kedua terompahmu. Karena sesungguhnya engkau berada di lembah yang suci, Tuwa.

وَاَنَا اخْتَرْتُكَ فَاسْتَمِعْ لِمَا يُوْحٰى

Dibaca Latin :
wa anakhtartuka fastami‘ limaa yuuhaa


Terjemahan :
Dan Aku telah memilih engkau, maka dengarkanlah apa yang akan diwahyukan (kepadamu).

اِنَّنِيْٓ اَنَا اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدْنِيْۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ

Dibaca Latin :
innanii anallaahu laa ilaaha illaa ana fa‘budnii wa aqimish-shalaata lidzikrii


Terjemahan :
Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah salat untuk mengingat Aku.

اِنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ اَكَادُ اُخْفِيْهَا لِتُجْزٰى كُلُّ نَفْسٍۢ بِمَا تَسْعٰى

Dibaca Latin :
innas-saa‘ata aatiyatun akaadu ukhfiihaa litujzaa kullu nafsim bimaa tas‘aa


Terjemahan :
Sungguh, hari Kiamat itu akan datang, Aku merahasiakan (waktunya) agar setiap orang dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan.

فَلَا يَصُدَّنَّكَ عَنْهَا مَنْ لَّا يُؤْمِنُ بِهَا وَاتَّبَعَ هَوٰىهُ فَتَرْدٰى

Dibaca Latin :
fa laa yashuddannaka ‘anhaa mal laa yu'minu bihaa wattaba‘a hawaahu fa tardaa


Terjemahan :
Maka janganlah engkau dipalingkan dari (Kiamat itu) oleh orang yang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikuti keinginannya, yang menyebabkan engkau binasa."

وَمَا تِلْكَ بِيَمِيْنِكَ يٰمُوْسٰى

Dibaca Latin :
wa maa tilka biyamiinika yaa muusaa


Terjemahan :
"Dan apakah yang ada di tangan kananmu, wahai Musa? "

قَالَ هِيَ عَصَايَۚ اَتَوَكَّؤُا عَلَيْهَا وَاَهُشُّ بِهَا عَلٰى غَنَمِيْ وَلِيَ فِيْهَا مَاٰرِبُ اُخْرٰى

Dibaca Latin :
qaala hiya ‘ashaay, atawakka'u ‘alaihaa wa ahusysyu bihaa ‘alaa ghanamii wa liya fiihaa ma'aaribu ukhraa


Terjemahan :
Dia (Musa) berkata, "Ini adalah tongkatku, aku bertumpu padanya, dan aku merontokkan (daun-daun) dengannya untuk (makanan) kambingku, dan bagiku masih ada lagi manfaat yang lain."

قَالَ اَلْقِهَا يٰمُوْسٰى

Dibaca Latin :
qaala alqihaa yaa muusaa


Terjemahan :
Dia (Allah) berfirman, "Lemparkanlah ia, wahai Musa!"

فَاَلْقٰىهَا فَاِذَا هِيَ حَيَّةٌ تَسْعٰى

Dibaca Latin :
fa alqaahaa fa idzaa hiya hayyatun tas‘aa


Terjemahan :
Lalu (Musa) melemparkan tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular yang merayap dengan cepat.

قَالَ خُذْهَا وَلَا تَخَفْۗ سَنُعِيْدُهَا سِيْرَتَهَا الْاُوْلٰى

Dibaca Latin :
qaala khudz-haa wa laa takhaf, sanu‘iiduhaa siiratahal-uulaa


Terjemahan :
Dia (Allah) berfirman, "Peganglah ia dan jangan takut, Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula,

وَاضْمُمْ يَدَكَ اِلٰى جَنَاحِكَ تَخْرُجْ بَيْضَاۤءَ مِنْ غَيْرِ سُوْۤءٍ اٰيَةً اُخْرٰىۙ

Dibaca Latin :
wadhmum yadaka ilaa janaahika takhruj baidhaa'a min ghairi suu'in aayatan ukhraa


Terjemahan :
dan kepitlah tanganmu ke ketiakmu, niscaya ia keluar menjadi putih (bercahaya) tanpa cacat, sebagai mukjizat yang lain,

لِنُرِيَكَ مِنْ اٰيٰتِنَا الْكُبْرٰىۚ

Dibaca Latin :
linuriyaka min aayaatinal-kubraa


Terjemahan :
untuk Kami perlihatkan kepadamu (sebagian) dari tanda-tanda kebesaran Kami yang sangat besar,

اِذْهَبْ اِلٰى فِرْعَوْنَ اِنَّهٗ طَغٰى∞

Dibaca Latin :
idz-hab ilaa fir‘auna innahuu thaghaa


Terjemahan :
Pergilah kepada Fir'aun; dia benar-benar telah melampaui batas."

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْۙ

Dibaca Latin :
qaala rabbisyrah lii shadrii


Terjemahan :
Dia (Musa) berkata, "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku,

وَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْۙ

Dibaca Latin :
wa yassir lii amrii


Terjemahan :
dan mudahkanlah untukku urusanku,

وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِيْۙ

Dibaca Latin :
wahlul ‘uqdatam mil lisaanii


Terjemahan :
dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,

يَفْقَهُوْا قَوْلِيْۙ

Dibaca Latin :
yafqahuu qaulii


Terjemahan :
agar mereka mengerti perkataanku,

وَاجْعَلْ لِّيْ وَزِيْرًا مِّنْ اَهْلِيْۙ

Dibaca Latin :
waj‘al lii waziiram min ahlii


Terjemahan :
dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku,

هٰرُوْنَ اَخِىۙ

Dibaca Latin :
haaruuna akhii


Terjemahan :
(yaitu) Harun, saudaraku,

اشْدُدْ بِهٖٓ اَزْرِيْۙ

Dibaca Latin :
usydud bihii azrii


Terjemahan :
teguhkanlah kekuatanku dengan (adanya) dia,

وَاَشْرِكْهُ فِيْٓ اَمْرِيْۙ

Dibaca Latin :
wa asyrik-hu fii amrii


Terjemahan :
dan jadikanlah dia teman dalam urusanku,

كَيْ نُسَبِّحَكَ كَثِيْرًاۙ

Dibaca Latin :
kai nusabbihaka katsiiraa


Terjemahan :
agar kami banyak bertasbih kepada-Mu,

وَّنَذْكُرَكَ كَثِيْرًاۗ

Dibaca Latin :
wa nadzkuraka katsiiraa


Terjemahan :
dan banyak mengingat-Mu,

اِنَّكَ كُنْتَ بِنَا بَصِيْرًا

Dibaca Latin :
innaka kunta binaa bashiiraa


Terjemahan :
sesungguhnya Engkau Maha Melihat (keadaan) kami."

قَالَ قَدْ اُوْتِيْتَ سُؤْلَكَ يٰمُوْسٰى

Dibaca Latin :
qaala qad uutiita su'laka yaa muusaa


Terjemahan :
Dia (Allah) berfirman, "Sungguh, telah diperkenankan permintaanmu, wahai Musa!

وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً اُخْرٰٓىۙ

Dibaca Latin :
wa laqad manannaa ‘alaika marratan ukhraa


Terjemahan :
Dan sungguh, Kami telah memberi nikmat kepadamu pada kesempatan yang lain (sebelum ini),

اِذْ اَوْحَيْنَآ اِلٰٓى اُمِّكَ مَا يُوْحٰٓىۙ

Dibaca Latin :
idz auhainaa ilaa ummika maa yuuhaa


Terjemahan :
(yaitu) ketika Kami mengilhamkan kepada ibumu sesuatu yang diilhamkan,

اَنِ اقْذِفِيْهِ فِى التَّابُوْتِ فَاقْذِفِيْهِ فِى الْيَمِّ فَلْيُلْقِهِ الْيَمُّ بِالسَّاحِلِ يَأْخُذْهُ عَدُوٌّ لِّيْ وَعَدُوٌّ لَّهٗۗ وَاَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِّنِّيْ ەۚ وَلِتُصْنَعَ عَلٰى عَيْنِيْۘ

Dibaca Latin :
aniqdzi fiihi fit-taabuuti faqdzi fiihi fil-yammi falyulqihil-yammu bis-saahili ya'khudz-hu ‘aduwwul lii wa ‘aduwwul lah, wa alqaitu ‘alaika mahabbatam minnii, wa litushna‘a ‘alaa ‘ainii


Terjemahan :
(yaitu), letakkanlah dia (Musa) di dalam peti, kemudian hanyutkanlah dia ke sungai (Nil), maka biarlah (arus) sungai itu membawanya ke tepi, dia akan diambil oleh (Fir'aun) musuh-Ku dan musuhnya. Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku.

اِذْ تَمْشِيْٓ اُخْتُكَ فَتَقُوْلُ هَلْ اَدُلُّكُمْ عَلٰى مَنْ يَّكْفُلُهٗۗ فَرَجَعْنٰكَ اِلٰٓى اُمِّكَ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ ەۗ وَقَتَلْتَ نَفْسًا فَنَجَّيْنٰكَ مِنَ الْغَمِّ وَفَتَنّٰكَ فُتُوْنًا ەۗ فَلَبِثْتَ سِنِيْنَ فِيْٓ اَهْلِ مَدْيَنَ ەۙ ثُمَّ جِئْتَ عَلٰى قَدَرٍ يّٰمُوْسٰى

Dibaca Latin :
idz tamsyii ukhtuka fa taquulu hal adullukum ‘alaa may yakfuluh, fa raja‘naaka ilaa ummika kai taqarra ‘ainuhaa wa laa tahzan, wa qatalta nafsan fa najjainaaka minal-ghammi wa fatannaaka futuunaa, fa labitsta siniina fii ahli madyana tsumma ji'ta ‘alaa qadariy yaa muusaa


Terjemahan :
(Yaitu) ketika saudara perempuanmu berjalan, lalu dia berkata (kepada keluarga Fir'aun), 'Bolehkah saya menunjukkan kepadamu orang yang akan memeliharanya?' Maka Kami mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati. Dan engkau pernah membunuh seseorang, lalu Kami selamatkan engkau dari kesulitan (yang besar) dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan (yang berat); lalu engkau tinggal beberapa tahun di antara penduduk Madyan, kemudian engkau, wahai Musa, datang menurut waktu yang ditetapkan,

وَاصْطَنَعْتُكَ لِنَفْسِيْۚ

Dibaca Latin :
washthana‘tuka linafsii


Terjemahan :
dan Aku telah memilihmu (menjadi rasul) untuk diri-Ku.

اِذْهَبْ اَنْتَ وَاَخُوْكَ بِاٰيٰتِيْ وَلَا تَنِيَا فِيْ ذِكْرِيْۚ

Dibaca Latin :
idz-hab anta wa akhuuka bi aayaatii wa laa taniyaa fii dzikrii


Terjemahan :
Pergilah engkau beserta saudaramu dengan membawa tanda-tanda (kekuasaan)-Ku, dan janganlah kamu berdua lalai mengingat-Ku;

اِذْهَبَآ اِلٰى فِرْعَوْنَ اِنَّهٗ طَغٰىۚ

Dibaca Latin :
idz-habaa ilaa fir‘auna innahuu thaghaa


Terjemahan :
pergilah kamu berdua kepada Fir'aun, karena dia benar-benar telah melampaui batas;

فَقُوْلَا لَهٗ قَوْلًا لَّيِّنًا لَّعَلَّهٗ يَتَذَكَّرُ اَوْ يَخْشٰى

Dibaca Latin :
fa quulaa lahuu qaulal layyinal la‘allahuu yatadzakkaru au yakhsyaa


Terjemahan :
maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir'aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut.

قَالَا رَبَّنَآ اِنَّنَا نَخَافُ اَنْ يَّفْرُطَ عَلَيْنَآ اَوْ اَنْ يَّطْغٰى

Dibaca Latin :
qaalaa rabbanaa innanaa nakhaafu ay yafrutha ‘alainaa au ay yathghaa


Terjemahan :
Keduanya berkata, "Ya Tuhan kami, sungguh, kami khawatir dia akan segera menyiksa kami atau akan bertambah melampaui batas,"

قَالَ لَا تَخَافَآ اِنَّنِيْ مَعَكُمَآ اَسْمَعُ وَاَرٰى

Dibaca Latin :
qaala laa takhaafaa innanii ma‘akumaa asma‘u wa araa


Terjemahan :
Dia (Allah) berfirman, "Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku bersama kamu berdua, Aku mendengar dan melihat.

فَأْتِيٰهُ فَقُوْلَآ اِنَّا رَسُوْلَا رَبِّكَ فَاَرْسِلْ مَعَنَا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ ەۙ وَلَا تُعَذِّبْهُمْۗ قَدْ جِئْنٰكَ بِاٰيَةٍ مِّنْ رَّبِّكَۗ وَالسَّلٰمُ عَلٰى مَنِ اتَّبَعَ الْهُدٰى

Dibaca Latin :
fa'tiyaahu fa quulaa innaa rasuulaa rabbika fa arsil ma‘anaa banii israa'iila wa laa tu‘adzdzibhum, qad ji'naaka bi'aayatim mir rabbik, was-salaamu ‘alaa manittaba‘al-hudaa


Terjemahan :
Maka pergilah kamu berdua kepadanya (Fir'aun) dan katakanlah, "Sungguh, kami berdua adalah utusan Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama kami dan janganlah engkau menyiksa mereka. Sungguh, kami datang kepadamu dengan membawa bukti (atas kerasulan kami) dari Tuhanmu. Dan keselamatan itu dilimpahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk.

اِنَّا قَدْ اُوْحِيَ اِلَيْنَآ اَنَّ الْعَذَابَ عَلٰى مَنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰى

Dibaca Latin :
innaa qad uuhiya ilainaa annal-‘adzaaba ‘alaa man kadzdzaba wa tawallaa


Terjemahan :
Sungguh, telah diwahyukan kepada kami bahwa siksa itu (ditimpakan) pada siapa pun yang mendustakan (ajaran agama yang kami bawa) dan berpaling (tidak mempedulikannya)."

قَالَ فَمَنْ رَّبُّكُمَا يٰمُوْسٰى

Dibaca Latin :
qaala fa mar rabbukumaa yaa muusaa


Terjemahan :
Dia (Fir'aun) berkata, "Siapakah Tuhanmu berdua, wahai Musa?"

قَالَ رَبُّنَا الَّذِيْٓ اَعْطٰى كُلَّ شَيْءٍ خَلْقَهٗ ثُمَّ هَدٰى

Dibaca Latin :
qaala rabbunalladzii a‘thaa kulla syai'in khalqahuu tsumma hadaa


Terjemahan :
Dia (Musa) menjawab, "Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah memberikan bentuk kejadian kepada segala sesuatu, kemudian memberinya petunjuk."

قَالَ فَمَا بَالُ الْقُرُوْنِ الْاُوْلٰى

Dibaca Latin :
qaala fa maa baalul-quruunil-uulaa


Terjemahan :
Dia (Fir'aun) berkata, "Jadi bagaimana keadaan umat-umat yang dahulu?"

قَالَ عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّيْ فِيْ كِتٰبٍۚ لَا يَضِلُّ رَبِّيْ وَلَا يَنْسَىۖ

Dibaca Latin :
qaala ‘ilmuhaa ‘inda rabbii fii kitaab, laa yadhillu rabbii wa laa yansaa


Terjemahan :
Dia (Musa) menjawab, "Pengetahuan tentang itu ada pada Tuhanku, di dalam sebuah Kitab (Lauh Mahfuzh), Tuhanku tidak akan salah ataupun lupa;

الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ مَهْدًا وَّسَلَكَ لَكُمْ فِيْهَا سُبُلًا وَّاَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءًۗ فَاَخْرَجْنَا بِهٖٓ اَزْوَاجًا مِّنْ نَّبَاتٍ شَتّٰى

Dibaca Latin :
alladzii ja‘ala lakumul-ardha mahdaw wa salaka lakum fiihaa subulaw wa anzala minas-samaa'i maa'aa, fa akhrajnaa bihii azwaajam min nabaatin syattaa


Terjemahan :
(Tuhan) yang telah menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu, dan menjadikan jalan-jalan di atasnya bagimu, dan yang menurunkan air (hujan) dari langit." Kemudian Kami tumbuhkan dengannya (air hujan itu) berjenis-jenis aneka macam tumbuh-tumbuhan.

كُلُوْا وَارْعَوْا اَنْعَامَكُمْۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّاˇولِى النُّهٰى∞

Dibaca Latin :
kuluu war‘au an‘aamakum, inna fii dzaalika la'aayaatil li'ulin-nuhaa


Terjemahan :
Makanlah dan gembalakanlah hewan-hewanmu. Sungguh, pada yang demikian itu, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal.

۞ مِنْهَا خَلَقْنٰكُمْ وَفِيْهَا نُعِيْدُكُمْ وَمِنْهَا نُخْرِجُكُمْ تَارَةً اُخْرٰى

Dibaca Latin :
minhaa khalaqnaakum wa fiihaa nu‘iidukum wa minhaa nukhrijukum taaratan ukhraa


Terjemahan :
Darinya (tanah) itulah Kami menciptakan kamu dan kepadanyalah Kami akan mengembalikan kamu dan dari sanalah Kami akan mengeluarkan kamu pada waktu yang lain.

وَلَقَدْ اَرَيْنٰهُ اٰيٰتِنَا كُلَّهَا فَكَذَّبَ وَاَبٰى

Dibaca Latin :
wa laqad arainaahu aayaatinaa kullahaa fa kadzdzaba wa abaa


Terjemahan :
Dan sungguh, Kami telah memperlihatkan kepadanya (Fir'aun) tanda-tanda (kebesaran) Kami semuanya, ternyata dia mendustakan dan enggan (menerima kebenaran).

قَالَ اَجِئْتَنَا لِتُخْرِجَنَا مِنْ اَرْضِنَا بِسِحْرِكَ يٰمُوْسٰى

Dibaca Latin :
qaala aji'tanaa litukhrijanaa min ardhinaa bisihrika yaa muusaa


Terjemahan :
Dia (Fir'aun) berkata, "Apakah engkau datang kepada kami untuk mengusir kami dari negeri kami dengan sihirmu, wahai Musa?

فَلَنَأْتِيَنَّكَ بِسِحْرٍ مِّثْلِهٖ فَاجْعَلْ بَيْنَنَا وَبَيْنَكَ مَوْعِدًا لَّا نُخْلِفُهٗ نَحْنُ وَلَآ اَنْتَ مَكَانًا سُوًى

Dibaca Latin :
fa lana'tiyannaka bisihrim mitslihii faj‘al bainanaa wa bainaka mau‘idal laa nukhlifuhuu nahnu wa laa anta makaanan suwaa


Terjemahan :
Maka kami pun pasti akan mendatangkan sihir semacam itu kepadamu, maka buatlah suatu perjanjian untuk pertemuan antara kami dan engkau yang kami tidak akan menyalahinya dan tidak (pula) engkau, di suatu tempat yang terbuka."

قَالَ مَوْعِدُكُمْ يَوْمُ الزِّيْنَةِ وَاَنْ يُّحْشَرَ النَّاسُ ضُحًى

Dibaca Latin :
qaala mau‘idukum yaumuz-ziinati wa ay yuhsyaran-naasu dhuhaa


Terjemahan :
Dia (Musa) berkata, "(Perjanjian) waktu (untuk pertemuan kami dengan kamu itu) ialah pada hari raya dan hendaklah orang-orang dikumpulkan pada pagi hari (duha)."

فَتَوَلّٰى فِرْعَوْنُ فَجَمَعَ كَيْدَهٗ ثُمَّ اَتٰى

Dibaca Latin :
fa tawallaa fir‘aunu fa jama‘a kaidahuu tsumma ataa


Terjemahan :
Maka Fir'aun meninggalkan (tempat itu), lalu mengatur tipu dayanya, kemudian dia datang kembali (pada hari yang ditentukan).

قَالَ لَهُمْ مُّوْسٰى وَيْلَكُمْ لَا تَفْتَرُوْا عَلَى اللّٰهِ كَذِبًا فَيُسْحِتَكُمْ بِعَذَابٍۚ وَقَدْ خَابَ مَنِ افْتَرٰى

Dibaca Latin :
qaala lahum muusaa wailakum laa taftaruu ‘alallaahi kadziban fa yushitakum bi‘adzaab, wa qad khaaba maniftaraa


Terjemahan :
Musa berkata kepada mereka (para pesihir), "Celakalah kamu! Janganlah kamu mengada-adakan kedustaan terhadap Allah, nanti Dia membinasakan kamu dengan azab." Dan sungguh rugi orang yang mengada-adakan kedustaan.

فَتَنَازَعُوْٓا اَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ وَاَسَرُّوا النَّجْوٰى

Dibaca Latin :
fa tanaaza‘uu amrahum bainahum wa asarrun-najwaa


Terjemahan :
Maka mereka berbantah-bantahan tentang urusan mereka dan mereka merahasiakan percakapan (mereka).

قَالُوْٓا اِنْ هٰذٰنِ لَسٰحِرَانِ يُرِيْدَانِ اَنْ يُّخْرِجٰكُمْ مِّنْ اَرْضِكُمْ بِسِحْرِهِمَا وَيَذْهَبَا بِطَرِيْقَتِكُمُ الْمُثْلٰى

Dibaca Latin :
qaaluu in haadzaani lasaahiraani yuriidaani ay yukhrijaakum min ardhikum bisihrihimaa wa yadz-habaa bithariiqatikumul-mutslaa


Terjemahan :
Mereka (para pesihir) berkata, "Sesungguhnya dua orang ini adalah pesihir yang hendak mengusirmu (Fir'aun) dari negerimu dengan sihir mereka berdua, dan hendak melenyapkan adat kebiasaanmu yang utama.

فَاَجْمِعُوْا كَيْدَكُمْ ثُمَّ ائْتُوْا صَفًّاۚ وَقَدْ اَفْلَحَ الْيَوْمَ مَنِ اسْتَعْلٰى

Dibaca Latin :
fa ajmi‘uu kaidakum tsumma'tuu shaffaa, wa qad aflahal-yauma manista‘laa


Terjemahan :
Maka kumpulkanlah segala tipu daya (sihir) kamu, kemudian datanglah dengan berbaris, dan sungguh, beruntung orang yang menang pada hari ini."

قَالُوْا يٰمُوْسٰٓى اِمَّآ اَنْ تُلْقِيَ وَاِمَّآ اَنْ نَّكُوْنَ اَوَّلَ مَنْ اَلْقٰى

Dibaca Latin :
qaaluu yaa muusaa immaa an tulqiya wa immaa an nakuuna awwala man alqaa


Terjemahan :
Mereka berkata, "Wahai Musa! Apakah engkau yang melemparkan (dahulu) atau kami yang lebih dahulu melemparkan?"

قَالَ بَلْ اَلْقُوْاۚ فَاِذَا حِبَالُهُمْ وَعِصِيُّهُمْ يُخَيَّلُ اِلَيْهِ مِنْ سِحْرِهِمْ اَنَّهَا تَسْعٰى

Dibaca Latin :
qaala bal alquu, fa idzaa hibaaluhum wa ‘ishiyyuhum yukhayyalu ilaihi min sihrihim annahaa tas‘aa


Terjemahan :
Dia (Musa) berkata, "Silakan kamu melemparkan!" Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terbayang olehnya (Musa) seakan-akan ia merayap cepat, karena sihir mereka.

فَاَوْجَسَ فِيْ نَفْسِهٖ خِيْفَةً مُّوْسٰى

Dibaca Latin :
fa aujasa fii nafsihii khiifatam muusaa


Terjemahan :
Maka Musa merasa takut dalam hatinya.

قُلْنَا لَا تَخَفْ اِنَّكَ اَنْتَ الْاَعْلٰى

Dibaca Latin :
qulnaa laa takhaf innaka antal-a‘laa


Terjemahan :
Kami berfirman, "Jangan takut! Sungguh, engkaulah yang unggul (menang).

وَاَلْقِ مَا فِيْ يَمِيْنِكَ تَلْقَفْ مَا صَنَعُوْاۗ اِنَّمَا صَنَعُوْا كَيْدُ سٰحِرٍۗ وَلَا يُفْلِحُ السّٰحِرُ حَيْثُ اَتٰى

Dibaca Latin :
wa alqi maa fii yamiinika talqaf maa shana‘uu, innamaa shana‘uu kaidu saahir, wa laa yuflihus-saahiru haitsu ataa


Terjemahan :
Dan lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat. Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir (belaka). Dan tidak akan menang pesihir itu, dari mana pun ia datang."

فَاُلْقِيَ السَّحَرَةُ سُجَّدًا قَالُوْٓا اٰمَنَّا بِرَبِّ هٰرُوْنَ وَمُوْسٰى

Dibaca Latin :
fa ulqiyas-saharatu sujjadan qaaluu aamannaa birabbi haaruuna wa muusaa


Terjemahan :
Lalu para pesihir itu merunduk bersujud, seraya berkata, "Kami telah percaya kepada Tuhannya Harun dan Musa."

قَالَ اٰمَنْتُمْ لَهٗ قَبْلَ اَنْ اٰذَنَ لَكُمْۗ اِنَّهٗ لَكَبِيْرُكُمُ الَّذِيْ عَلَّمَكُمُ السِّحْرَۚ فَلَاُقَطِّعَنَّ اَيْدِيَكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ مِّنْ خِلَافٍ وَّلَاُصَلِّبَنَّكُمْ فِيْ جُذُوْعِ النَّخْلِۖ وَلَتَعْلَمُنَّ اَيُّنَآ اَشَدُّ عَذَابًا وَّاَبْقٰى

Dibaca Latin :
qaala aamantum lahuu qabla an aadzana lakum, innahuu lakabiirukumulladzii ‘allamakumus-sihr, fa la'uqaththi‘anna aidiyakum wa arjulakum min khilaafiw wa la'ushallibannakum fii judzuu‘in-nakhli wa lata‘lamunna ayyunaa asyaddu ‘adzaabaw wa abqaa


Terjemahan :
Dia (Fir'aun) berkata, "Apakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia itu pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu. Maka sungguh, akan kupotong tangan dan kakimu secara bersilang, dan sungguh, akan aku salib kamu pada pangkal pohon kurma dan sungguh, kamu pasti akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksaannya."

قَالُوْا لَنْ نُّؤْثِرَكَ عَلٰى مَا جَاۤءَنَا مِنَ الْبَيِّنٰتِ وَالَّذِيْ فَطَرَنَا فَاقْضِ مَآ اَنْتَ قَاضٍۗ اِنَّمَا تَقْضِيْ هٰذِهِ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۗ

Dibaca Latin :
qaaluu lan nu'tsiraka ‘alaa maa jaa'anaa minal-bayyinaati walladzii fatharanaa faqdhi maa anta qaadh, innamaa taqdhii haadzihil-hayaatad-dun-yaa


Terjemahan :
Mereka (para pesihir) berkata, "Kami tidak akan memilih (tunduk) kepadamu atas bukti-bukti nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami dan atas (Allah) yang telah menciptakan kami. Maka putuskanlah yang hendak engkau putuskan. Sesungguhnya engkau hanya dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini.

اِنَّآ اٰمَنَّا بِرَبِّنَا لِيَغْفِرَ لَنَا خَطٰيٰنَا وَمَآ اَكْرَهْتَنَا عَلَيْهِ مِنَ السِّحْرِۗ وَاللّٰهُ خَيْرٌ وَّاَبْقٰى

Dibaca Latin :
innaa aamannaa birabbinaa liyaghfira lanaa khathaayaanaa wa maa akrahtanaa ‘alaihi minas-sihr, wallaahu khairuw wa abqaa


Terjemahan :
Kami benar-benar telah beriman kepada Tuhan kami, agar Dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami dan sihir yang telah engkau paksakan kepada kami. Dan Allah lebih baik (pahala-Nya) dan lebih kekal (azab-Nya)."

اِنَّهٗ مَنْ يَّأْتِ رَبَّهٗ مُجْرِمًا فَاِنَّ لَهٗ جَهَنَّمَۗ لَا يَمُوْتُ فِيْهَا وَلَا يَحْيٰى

Dibaca Latin :
innahuu may ya'ti rabbahuu mujriman fa inna lahuu jahannam, laa yamuutu fiihaa wa laa yahyaa


Terjemahan :
Sesungguhnya barang siapa datang kepada Tuhannya dalam keadaan berdosa, maka sungguh, baginya adalah neraka Jahanam. Dia tidak mati (terus merasakan azab) di dalamnya dan tidak (pula) hidup (tidak dapat bertobat).

وَمَنْ يَّأْتِهٖ مُؤْمِنًا قَدْ عَمِلَ الصّٰلِحٰتِ فَاُولٰۤىِٕكَ لَهُمُ الدَّرَجٰتُ الْعُلٰىۙ

Dibaca Latin :
wa may ya'tihii mu'minan qad ‘amilash-shaalihaati fa ulaa'ika lahumud-darajaatul-‘ulaa


Terjemahan :
Tetapi barang siapa datang kepada-Nya dalam keadaan beriman, dan telah mengerjakan kebajikan, maka mereka itulah orang yang memperoleh derajat yang tinggi (mulia),

جَنّٰتُ عَدْنٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَاۗ وَذٰلِكَ جَزٰۤؤُا مَنْ تَزَكّٰى∞

Dibaca Latin :
jannaatu ‘adnin tajrii min tahtihal-anhaaru khaalidiina fiihaa, wa dzaalika jazaa'u man tazakkaa


Terjemahan :
(yaitu) surga-surga 'Adn, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah balasan bagi orang yang menyucikan diri.

وَلَقَدْ اَوْحَيْنَآ اِلٰى مُوْسٰٓى اَنْ اَسْرِ بِعِبَادِيْ فَاضْرِبْ لَهُمْ طَرِيْقًا فِى الْبَحْرِ يَبَسًاۙ لَّا تَخٰفُ دَرَكًا وَّلَا تَخْشٰى

Dibaca Latin :
wa laqad auhainaa ilaa muusaa an asri bi‘ibaadii fadhrib lahum thariiqan fil-bahri yabasal laa takhaafu darakaw wa laa takhsyaa


Terjemahan :
Dan sungguh, telah Kami wahyukan kepada Musa, "Pergilah bersama hamba-hamba-Ku (Bani Israil) pada malam hari, dan pukullah (buatlah) untuk mereka jalan yang kering di laut itu, (engkau) tidak perlu takut akan tersusul dan tidak perlu khawatir (akan tenggelam)."

فَاَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ بِجُنُوْدِهٖ فَغَشِيَهُمْ مِّنَ الْيَمِّ مَا غَشِيَهُمْۗ

Dibaca Latin :
fa atba‘ahum fir‘aunu bijunuudihii fa ghasyiyahum minal-yammi maa ghasyiyahum


Terjemahan :
Kemudian Fir'aun dengan bala tentaranya mengejar mereka, tetapi mereka digulung ombak laut yang menenggelamkan mereka.

وَاَضَلَّ فِرْعَوْنُ قَوْمَهٗ وَمَا هَدٰى

Dibaca Latin :
wa adhalla fir‘aunu qaumahuu wa maa hadaa


Terjemahan :
Dan Fir'aun telah menyesatkan kaumnya dan tidak memberi petunjuk.

يٰبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ قَدْ اَنْجَيْنٰكُمْ مِّنْ عَدُوِّكُمْ وَوٰعَدْنٰكُمْ جَانِبَ الطُّوْرِ الْاَيْمَنَ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكُمُ الْمَنَّ وَالسَّلْوٰى

Dibaca Latin :
yaa banii israa'iila qad anjainaakum min ‘aduwwikum wa waa‘adnaakum jaanibath-thuuril-aimana wa nazzalnaa ‘alaikumul-manna was-salwaa


Terjemahan :
Wahai Bani Israil! Sungguh, Kami telah menyelamatkan kamu dari musuhmu, dan Kami telah mengadakan perjanjian dengan kamu (untuk bermunajat) di sebelah kanan gunung itu (gunung Sinai) dan Kami telah menurunkan kepada kamu mann dan salwa.

كُلُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا رَزَقْنٰكُمْۙ وَلَا تَطْغَوْا فِيْهِ فَيَحِلَّ عَلَيْكُمْ غَضَبِيْۚ وَمَنْ يَّحْلِلْ عَلَيْهِ غَضَبِيْ فَقَدْ هَوٰى

Dibaca Latin :
kuluu min thayyibaati maa razaqnaakum wa laa tathghau fiihi fa yahilla ‘alaikum ghadhabii, wa may yahlil ‘alaihi ghadhabii fa qad hawaa


Terjemahan :
Makanlah dari rezeki yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas, yang menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu. Barang siapa ditimpa kemurkaan-Ku, maka sungguh, binasalah dia.

وَاِنِّيْ لَغَفَّارٌ لِّمَنْ تَابَ وَاٰمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ثُمَّ اهْتَدٰى

Dibaca Latin :
wa innii laghaffaarul liman taaba wa aamana wa ‘amila shaalihan tsummahtadaa


Terjemahan :
Dan sungguh, Aku Maha Pengampun bagi yang bertobat, beriman dan berbuat kebajikan, kemudian tetap dalam petunjuk.

۞ وَمَآ اَعْجَلَكَ عَنْ قَوْمِكَ يٰمُوْسٰى

Dibaca Latin :
wa maa a‘jalaka ‘an qaumika yaa muusaa


Terjemahan :
"Dan mengapa engkau datang lebih cepat daripada kaummu, wahai Musa?"

قَالَ هُمْ اُولَاۤءِ عَلٰٓى اَثَرِيْ وَعَجِلْتُ اِلَيْكَ رَبِّ لِتَرْضٰى

Dibaca Latin :
qaala hum ulaa'i ‘alaa atsarii wa ‘ajiltu ilaika rabbi litardhaa


Terjemahan :
Dia (Musa) berkata, "Itu mereka sedang menyusul aku dan aku bersegera kepada-Mu, Ya Tuhanku, agar Engkau rida (kepadaku)."

قَالَ فَاِنَّا قَدْ فَتَنَّا قَوْمَكَ مِنْۢ بَعْدِكَ وَاَضَلَّهُمُ السَّامِرِيُّ

Dibaca Latin :
qaala fa innaa qad fatannaa qaumaka mim ba‘dika wa adhallahumus-saamiriyy


Terjemahan :
Dia (Allah) berfirman, "Sungguh, Kami telah menguji kaummu setelah engkau tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri."

فَرَجَعَ مُوْسٰٓى اِلٰى قَوْمِهٖ غَضْبَانَ اَسِفًا ەۚ قَالَ يٰقَوْمِ اَلَمْ يَعِدْكُمْ رَبُّكُمْ وَعْدًا حَسَنًا ەۗ اَفَطَالَ عَلَيْكُمُ الْعَهْدُ اَمْ اَرَدْتُّمْ اَنْ يَّحِلَّ عَلَيْكُمْ غَضَبٌ مِّنْ رَّبِّكُمْ فَاَخْلَفْتُمْ مَّوْعِدِيْ

Dibaca Latin :
fa raja‘a muusaa ilaa qaumihii ghadhbaana asifaa, qaala yaa qaumi alam ya‘idkum rabbukum wa‘dan hasanaa, afa thaala ‘alaikumul-‘ahdu am arattum ay yahilla ‘alaikum ghadhabum mir rabbikum fa akhlaftum mau‘idii


Terjemahan :
Kemudian Musa kembali kepada kaumnya dengan marah dan bersedih hati. Dia (Musa) berkata, "Wahai kaumku! Bukankah Tuhanmu telah menjanjikan kepadamu suatu janji yang baik? Apakah terlalu lama masa perjanjian itu bagimu atau kamu menghendaki agar kemurkaan Tuhan menimpamu, mengapa kamu melanggar perjanjianmu dengan aku?"

قَالُوْا مَآ اَخْلَفْنَا مَوْعِدَكَ بِمَلْكِنَا وَلٰكِنَّا حُمِّلْنَآ اَوْزَارًا مِّنْ زِيْنَةِ الْقَوْمِ فَقَذَفْنٰهَا فَكَذٰلِكَ اَلْقَى السَّامِرِيُّۙ

Dibaca Latin :
qaaluu maa akhlafnaa mau‘idaka bimalkinaa wa laakinnaa hummilnaa auzaaram min ziinatil-qaumi fa qadzafnaahaa fa kadzaalika alqas-saamiriyy


Terjemahan :
Mereka berkata, "Kami tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami harus membawa beban berat dari perhiasan kaum (Fir'aun) itu, kemudian kami melemparkannya (ke dalam api), dan demikian pula Samiri melemparkannya,

فَاَخْرَجَ لَهُمْ عِجْلًا جَسَدًا لَّهٗ خُوَارٌ فَقَالُوْا هٰذَآ اِلٰهُكُمْ وَاِلٰهُ مُوْسٰى ەۙ فَنَسِيَۗ

Dibaca Latin :
fa akhraja lahum ‘ijlan jasadal lahuu khuwaarun fa qaaluu haadzaa ilaahukum wa ilaahu muusaa fa nasiy


Terjemahan :
kemudian (dari lubang api itu) dia (Samiri) mengeluarkan (patung) anak sapi yang bertubuh dan bersuara untuk mereka, maka mereka berkata, "Inilah Tuhanmu dan Tuhannya Musa, tetapi dia (Musa) telah lupa."

اَفَلَا يَرَوْنَ اَلَّا يَرْجِعُ اِلَيْهِمْ قَوْلًا ەۙ وَّلَا يَمْلِكُ لَهُمْ ضَرًّا وَّلَا نَفْعًا∞

Dibaca Latin :
afalaa yarauna allaa yarji‘u ilaihim qaulaw wa laa yamliku lahum dharraw wa laa naf‘aa


Terjemahan :
Maka tidakkah mereka memperhatikan bahwa (patung anak sapi itu) tidak dapat memberi jawaban kepada mereka, dan tidak kuasa menolak mudarat mau-pun mendatangkan manfaat kepada mereka?

وَلَقَدْ قَالَ لَهُمْ هٰرُوْنُ مِنْ قَبْلُ يٰقَوْمِ اِنَّمَا فُتِنْتُمْ بِهٖۚ وَاِنَّ رَبَّكُمُ الرَّحْمٰنُ فَاتَّبِعُوْنِيْ وَاَطِيْعُوْٓا اَمْرِيْ

Dibaca Latin :
wa laqad qaala lahum haaruunu min qablu yaa qaumi innamaa futintum bih, wa inna rabbakumur-rahmaanu fattabi‘uunii wa athii‘uu amrii


Terjemahan :
Dan sungguh, sebelumnya Harun telah berkata kepada mereka, "Wahai kaumku! Sesungguhnya kamu hanya sekedar diberi cobaan (dengan patung anak sapi) itu dan sungguh, Tuhanmu ialah (Allah) Yang Maha Pengasih, maka ikutilah aku dan taatilah perintahku."

قَالُوْا لَنْ نَّبْرَحَ عَلَيْهِ عٰكِفِيْنَ حَتّٰى يَرْجِعَ اِلَيْنَا مُوْسٰى

Dibaca Latin :
qaaluu lan nabraha ‘alaihi ‘aakifiina hattaa yarji‘a ilainaa muusaa


Terjemahan :
Mereka menjawab, "Kami tidak akan meninggalkannya (dan) tetap menyembahnya (patung anak sapi) sampai Musa kembali kepada kami."

قَالَ يٰهٰرُوْنُ مَا مَنَعَكَ اِذْ رَاَيْتَهُمْ ضَلُّوْٓاۙ

Dibaca Latin :
qaala yaa haaruunu maa mana‘aka idz ra'aitahum dhalluu


Terjemahan :
Dia (Musa) berkata, "Wahai Harun! Apa yang menghalangimu ketika engkau melihat mereka telah sesat,

اَلَّا تَتَّبِعَنِۗ اَفَعَصَيْتَ اَمْرِيْ

Dibaca Latin :
allaa tattabi‘an, afa ‘ashaita amrii


Terjemahan :
(sehingga) engkau tidak mengikuti aku? Apakah engkau telah (sengaja) melanggar perintahku?"

قَالَ يَبْنَؤُمَّ لَا تَأْخُذْ بِلِحْيَتِيْ وَلَا بِرَأْسِيْۚ اِنِّيْ خَشِيْتُ اَنْ تَقُوْلَ فَرَّقْتَ بَيْنَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ وَلَمْ تَرْقُبْ قَوْلِيْ

Dibaca Latin :
qaala yabna'umma laa ta'khudz bilihyatii wa laa bira'sii, innii khasyiitu an taquula farraqta baina banii israa'iila wa lam tarqub qaulii


Terjemahan :
Dia (Harun) menjawab, "Wahai putra ibuku! Janganlah engkau pegang janggutku dan jangan (pula) kepalaku. Aku sungguh khawatir engkau akan berkata (kepadaku), 'Engkau telah memecah belah antara Bani Israil dan engkau tidak memelihara amanatku.'"

قَالَ فَمَا خَطْبُكَ يٰسَامِرِيُّ

Dibaca Latin :
qaala fa maa khathbuka yaa saamiriyy


Terjemahan :
Dia (Musa) berkata, "Apakah yang mendorongmu (berbuat demikian) wahai Samiri?"

قَالَ بَصُرْتُ بِمَا لَمْ يَبْصُرُوْا بِهٖ فَقَبَضْتُ قَبْضَةً مِّنْ اَثَرِ الرَّسُوْلِ فَنَبَذْتُهَا وَكَذٰلِكَ سَوَّلَتْ لِيْ نَفْسِيْ

Dibaca Latin :
qaala bashurtu bimaa lam yabshuruu bihii fa qabadhtu qabdhatam min atsarir-rasuuli fa nabadztuhaa wa kadzaalika sawwalat lii nafsii


Terjemahan :
Dia (Samiri) menjawab, "Aku mengetahui sesuatu yang tidak mereka ketahui, jadi aku ambil segenggam (tanah dari) jejak rasul lalu aku melemparkannya (ke dalam api itu), demikianlah nafsuku membujukku."

قَالَ فَاذْهَبْ فَاِنَّ لَكَ فِى الْحَيٰوةِ اَنْ تَقُوْلَ لَا مِسَاسَۖ وَاِنَّ لَكَ مَوْعِدًا لَّنْ تُخْلَفَهٗۚ وَانْظُرْ اِلٰٓى اِلٰهِكَ الَّذِيْ ظَلْتَ عَلَيْهِ عَاكِفًاۗ لَنُحَرِّقَنَّهٗ ثُمَّ لَنَنْسِفَنَّهٗ فِى الْيَمِّ نَسْفًا

Dibaca Latin :
qaala fadz-hab fa inna laka fil-hayaati an taquula laa misaasa wa inna laka mau‘idal lan tukhlafah, wanzhur ilaa ilaahikalladzii zhalta ‘alaihi ‘aakifaa, lanuharriqannahuu tsumma lanansifannahuu fil-yammi nasfaa


Terjemahan :
Dia (Musa) berkata, "Pergilah kau! Maka sesungguhnya di dalam kehidupan (di dunia) engkau (hanya dapat) mengatakan, 'Janganlah menyentuh (aku),' Dan engkau pasti mendapat (hukuman) yang telah dijanjikan (di akhirat) yang tidak akan dapat engkau hindari, dan lihatlah tuhanmu itu yang engkau tetap menyembahnya. Kami pasti akan membakarnya, kemudian sungguh kami akan menghamburkannya (abunya) ke dalam laut (berserakan).

اِنَّمَآ اِلٰهُكُمُ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۗ وَسِعَ كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا

Dibaca Latin :
innamaa ilaahukumullaahulladzii laa ilaaha illaa huw, wasi‘a kulla syai'in ‘ilmaa


Terjemahan :
Sungguh, Tuhanmu hanyalah Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu."

كَذٰلِكَ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ اَنْۢبَاۤءِ مَا قَدْ سَبَقَۚ وَقَدْ اٰتَيْنٰكَ مِنْ لَّدُنَّا ذِكْرًاۚ

Dibaca Latin :
kadzaalika naqushshu ‘alaika min ambaa'i maa qad sabaq, wa qad aatainaaka mil ladunnaa dzikraa


Terjemahan :
Demikianlah Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) sebagian kisah (umat) yang telah lalu, dan sungguh, telah Kami berikan kepadamu suatu peringatan (Al-Qur'an) dari sisi Kami.

مَنْ اَعْرَضَ عَنْهُ فَاِنَّهٗ يَحْمِلُ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وِزْرًا

Dibaca Latin :
man a‘radha ‘anhu fa innahuu yahmilu yaumal-qiyaamati wizraa


Terjemahan :
Barang siapa berpaling darinya (Al-Qur'an), maka sesungguhnya dia akan memikul beban yang berat (dosa) pada hari Kiamat,

خٰلِدِيْنَ فِيْهِۗ وَسَاۤءَ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ حِمْلًاۙ

Dibaca Latin :
khaalidiina fiih, wa saa'a lahum yaumal-qiyaamati himlaa


Terjemahan :
mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan sungguh buruk beban dosa itu bagi mereka pada hari Kiamat,

يَّوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ وَنَحْشُرُ الْمُجْرِمِيْنَ يَوْمَىِٕذٍ زُرْقًاۙ

Dibaca Latin :
yauma yunfakhu fish-shuuri wa nahsyurul-mujrimiina yauma'idzin zurqaa


Terjemahan :
pada hari (Kiamat) sangkakala ditiup (yang kedua kali) dan pada hari itu Kami kumpulkan orang-orang yang berdosa dengan (wajah) biru muram,

يَّتَخَافَتُوْنَ بَيْنَهُمْ اِنْ لَّبِثْتُمْ اِلَّا عَشْرًا

Dibaca Latin :
yatakhaafatuuna bainahum il labitstum illaa ‘asyraa


Terjemahan :
mereka saling berbisik satu sama lain, "Kamu tinggal (di dunia) tidak lebih dari sepuluh (hari)."

نَحْنُ اَعْلَمُ بِمَا يَقُوْلُوْنَ اِذْ يَقُوْلُ اَمْثَلُهُمْ طَرِيْقَةً اِنْ لَّبِثْتُمْ اِلَّا يَوْمًا∞

Dibaca Latin :
nahnu a‘lamu bimaa yaquuluuna idz yaquulu amtsaluhum thariiqatan il labitstum illaa yaumaa


Terjemahan :
Kami lebih mengetahui apa yang akan mereka katakan, ketika orang yang paling lurus jalannya mengatakan, "Kamu tinggal (di dunia), tidak lebih dari sehari saja."

وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْجِبَالِ فَقُلْ يَنْسِفُهَا رَبِّيْ نَسْفًاۙ

Dibaca Latin :
wa yas'aluunaka ‘anil-jibaali fa qul yansifuhaa rabbii nasfaa


Terjemahan :
Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang gunung-gunung, maka katakanlah, "Tuhanku akan menghancurkannya (pada hari Kiamat) sehancur-hancurnya,

فَيَذَرُهَا قَاعًا صَفْصَفًاۙ

Dibaca Latin :
fa yadzaruhaa qaa‘an shafshafaa


Terjemahan :
kemudian Dia akan menjadikan (bekas gunung-gunung) itu rata sama sekali,

لَّا تَرٰى فِيْهَا عِوَجًا وَّلَآ اَمْتًاۗ

Dibaca Latin :
laa taraa fiihaa ‘iwajaw wa laa amtaa


Terjemahan :
(sehingga) kamu tidak akan melihat lagi ada tempat yang rendah dan yang tinggi di sana."

يَوْمَىِٕذٍ يَّتَّبِعُوْنَ الدَّاعِيَ لَا عِوَجَ لَهٗۚ وَخَشَعَتِ الْاَصْوَاتُ لِلرَّحْمٰنِ فَلَا تَسْمَعُ اِلَّا هَمْسًا

Dibaca Latin :
yauma'idziy yattabi‘uunad-daa‘iya laa ‘iwaja lah, wa khasya‘atil-ashwaatu lir-rahmaani fa laa tasma‘u illaa hamsaa


Terjemahan :
Pada hari itu mereka mengikuti (panggilan) penyeru (malaikat) tanpa berbelok-belok (membantah); dan semua suara tunduk merendah kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, sehingga yang kamu dengar hanyalah bisik-bisik.

يَوْمَىِٕذٍ لَّا تَنْفَعُ الشَّفَاعَةُ اِلَّا مَنْ اَذِنَ لَهُ الرَّحْمٰنُ وَرَضِيَ لَهٗ قَوْلًا

Dibaca Latin :
yauma'idzil laa tanfa‘usy-syafaa‘atu illaa man adzina lahur-rahmaanu wa radhiya lahuu qaulaa


Terjemahan :
Pada hari itu tidak berguna syafaat (pertolongan), kecuali dari orang yang telah diberi izin oleh Tuhan Yang Maha Pengasih, dan Dia ridai perkataannya.

يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِهٖ عِلْمًا

Dibaca Latin :
ya‘lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum wa laa yuhiithuuna bihii ‘ilmaa


Terjemahan :
Dia (Allah) mengetahui apa yang di hadapan mereka (yang akan terjadi) dan apa yang di belakang mereka (yang telah terjadi), sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya.

۞ وَعَنَتِ الْوُجُوْهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّوْمِۗ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا

Dibaca Latin :
wa ‘anatil-wujuuhu lil-hayyil-qayyuum, wa qad khaaba man hamala zhulmaa


Terjemahan :
Dan semua wajah tertunduk di hadapan (Allah) Yang Hidup dan Yang Berdiri Sendiri. Sungguh rugi orang yang melakukan kezaliman.

وَمَنْ يَّعْمَلْ مِنَ الصّٰلِحٰتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَا يَخٰفُ ظُلْمًا وَّلَا هَضْمًا

Dibaca Latin :
wa may ya‘mal minash-shaalihaati wa huwa mu'minun fa laa yakhaafu zhulmaw wa laa hadhmaa


Terjemahan :
Dan barang siapa mengerjakan kebajikan sedang dia (dalam keadaan) beriman, maka dia tidak khawatir akan perlakuan zalim (terhadapnya) dan tidak (pula khawatir) akan pengurangan haknya.

وَكَذٰلِكَ اَنْزَلْنٰهُ قُرْاٰنًا عَرَبِيًّا وَّصَرَّفْنَا فِيْهِ مِنَ الْوَعِيْدِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُوْنَ اَوْ يُحْدِثُ لَهُمْ ذِكْرًا

Dibaca Latin :
wa kadzaalika anzalnaahu qur'aanan ‘arabiyyaw wa sharrafnaa fiihi minal-wa‘iidi la‘allahum yattaquuna au yuhditsu lahum dzikraa


Terjemahan :
Dan demikianlah Kami menurunkan Al-Qur'an dalam bahasa Arab, dan Kami telah menjelaskan berulang-ulang di dalamnya sebagian dari ancaman, agar mereka bertakwa, atau agar (Al-Qur'an) itu memberi pengajaran bagi mereka.

فَتَعٰلَى اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّۚ وَلَا تَعْجَلْ بِالْقُرْاٰنِ مِنْ قَبْلِ اَنْ يُّقْضٰٓى اِلَيْكَ وَحْيُهٗۙ وَقُلْ رَّبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا

Dibaca Latin :
fa ta‘aalallaahul-malikul-haqq, wa laa ta‘jal bil-qur'aani min qabli ay yuqdhaa ilaika wahyuhuu wa qur rabbi zidnii ‘ilmaa


Terjemahan :
Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Dan janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Qur'an sebelum selesai diwahyukan kepadamu, dan katakanlah, "Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku."

وَلَقَدْ عَهِدْنَآ اِلٰٓى اٰدَمَ مِنْ قَبْلُ فَنَسِيَ وَلَمْ نَجِدْ لَهٗ عَزْمًا∞

Dibaca Latin :
wa laqad ‘ahidnaa ilaa aadama min qablu fa nasiya wa lam najid lahuu ‘azmaa


Terjemahan :
Dan sungguh telah Kami pesankan kepada Adam dahulu, tetapi dia lupa, dan Kami tidak dapati kemauan yang kuat padanya.

وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَ اَبٰىۗ

Dibaca Latin :
wa idz qulnaa lil-malaa'ikatisjuduu li'aadama fa sajaduu illaa ibliisa abaa


Terjemahan :
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu kepada Adam!" Lalu mereka pun sujud kecuali Iblis; dia menolak.

فَقُلْنَا يٰٓاٰدَمُ اِنَّ هٰذَا عَدُوٌّ لَّكَ وَلِزَوْجِكَ فَلَا يُخْرِجَنَّكُمَا مِنَ الْجَنَّةِ فَتَشْقٰى

Dibaca Latin :
fa qulnaa yaa aadamu inna haadzaa ‘aduwwul laka wa lizaujika fa laa yukhrijannakumaa minal-jannati fa tasyqaa


Terjemahan :
Kemudian Kami berfirman, "Wahai Adam! Sungguh ini (Iblis) musuh bagimu dan bagi istrimu, maka sekali-kali jangan sampai dia mengeluarkan kamu berdua dari surga, nanti kamu celaka.

اِنَّ لَكَ اَلَّا تَجُوْعَ فِيْهَا وَلَا تَعْرٰىۙ

Dibaca Latin :
inna laka allaa tajuu‘a fiihaa wa laa ta‘raa


Terjemahan :
Sungguh, ada (jaminan) untukmu di sana, engkau tidak akan kelaparan dan tidak akan telanjang.

وَاَنَّكَ لَا تَظْمَؤُا فِيْهَا وَلَا تَضْحٰى

Dibaca Latin :
wa annaka laa tazhma'u fiihaa wa laa tadh-haa


Terjemahan :
Dan sungguh, di sana engkau tidak akan merasa dahaga dan tidak akan ditimpa panas matahari."

فَوَسْوَسَ اِلَيْهِ الشَّيْطٰنُ قَالَ يٰٓاٰدَمُ هَلْ اَدُلُّكَ عَلٰى شَجَرَةِ الْخُلْدِ وَمُلْكٍ لَّا يَبْلٰى

Dibaca Latin :
fa waswasa ilaihisy-syaithaanu qaala yaa aadamu hal adulluka ‘alaa syajaratil-khuldi wa mulkil laa yablaa


Terjemahan :
Kemudian setan membisikkan (pikiran jahat) kepadanya, dengan berkata, "Wahai Adam! Maukah aku tunjukkan kepadamu pohon keabadian (khuldi) dan kerajaan yang tidak akan binasa?"

فَاَكَلَا مِنْهَا فَبَدَتْ لَهُمَا سَوْاٰتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفٰنِ عَلَيْهِمَا مِنْ وَّرَقِ الْجَنَّةِۚ وَعَصٰٓى اٰدَمُ رَبَّهٗ فَغَوٰىۙ

Dibaca Latin :
fa akalaa minhaa fa badat lahumaa sau'aatuhumaa wa thafiqaa yakhshifaani ‘alaihimaa miw waraqil jannah, wa ‘ashaa aadamu rabbahuu fa ghawaa


Terjemahan :
Lalu keduanya memakannya, lalu tampaklah oleh keduanya aurat mereka dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan telah durhakalah Adam kepada Tuhannya, dan sesatlah dia.

ثُمَّ اجْتَبٰىهُ رَبُّهٗ فَتَابَ عَلَيْهِ وَهَدٰى

Dibaca Latin :
tsummajtabaahu rabbuhuu fa taaba ‘alaihi wa hadaa


Terjemahan :
Kemudian Tuhannya memilih dia, maka Dia menerima tobatnya dan memberinya petunjuk.

قَالَ اهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًاۢ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّۚ فَاِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِّنِّيْ هُدًى ەۙ فَمَنِ اتَّبَعَ هُدٰيَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقٰى

Dibaca Latin :
qaalahbithaa minhaa jamii‘am ba‘dhukum liba‘dhin ‘aduww, fa immaa ya'tiyannakum minnii hudan fa manittaba‘a hudaaya fa laa yadhillu wa laa yasyqaa


Terjemahan :
Dia (Allah) berfirman, "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, maka (ketahuilah) barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.

وَمَنْ اَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِيْ فَاِنَّ لَهٗ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَّنَحْشُرُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اَعْمٰى

Dibaca Latin :
wa man a‘radha ‘an dzikrii fa inna lahuu ma‘iisyatan dhankaw wa nahsyuruhuu yaumal-qiyaamati a‘maa


Terjemahan :
Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta."

قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِيْٓ اَعْمٰى وَقَدْ كُنْتُ بَصِيْرًا

Dibaca Latin :
qaala rabbi lima hasyartanii a‘maa wa qad kuntu bashiiraa


Terjemahan :
Dia berkata, "Ya Tuhanku, mengapa Engkau kumpulkan aku dalam keadaan buta, padahal dahulu aku dapat melihat?"

قَالَ كَذٰلِكَ اَتَتْكَ اٰيٰتُنَا فَنَسِيْتَهَاۚ وَكَذٰلِكَ الْيَوْمَ تُنْسٰى

Dibaca Latin :
qaala kadzaalika atatka aayaatunaa fa nasiitahaa, wa kadzaalikal-yauma tunsaa


Terjemahan :
Dia (Allah) berfirman, "Demikianlah, dahulu telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, dan kamu mengabaikannya, jadi begitu (pula) pada hari ini kamu diabaikan."

وَكَذٰلِكَ نَجْزِيْ مَنْ اَسْرَفَ وَلَمْ يُؤْمِنْۢ بِاٰيٰتِ رَبِّهٖۗ وَلَعَذَابُ الْاٰخِرَةِ اَشَدُّ وَاَبْقٰى

Dibaca Latin :
wa kadzaalika najzii man asrafa wa lam yu'mim bi aayaati rabbih, wa la‘adzaabul-aakhirati asyaddu wa abqaa


Terjemahan :
Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya. Sungguh, azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal.

اَفَلَمْ يَهْدِ لَهُمْ كَمْ اَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِّنَ الْقُرُوْنِ يَمْشُوْنَ فِيْ مَسٰكِنِهِمْۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّاˇولِى النُّهٰى∞

Dibaca Latin :
afalam yahdi lahum kam ahlaknaa qablahum minal-quruuni yamsyuuna fii masaakinihim, inna fii dzaalika la'aayaatil li'ulin-nuhaa


Terjemahan :
Maka tidakkah menjadi petunjuk bagi mereka (orang-orang musyrik) berapa banyak (generasi) sebelum mereka yang telah Kami binasakan, padahal mereka melewati (bekas-bekas) tempat tinggal mereka (umat-umat itu)? Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang berakal.

وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَّبِّكَ لَكَانَ لِزَامًا وَّاَجَلٌ مُّسَمًّىۗ

Dibaca Latin :
wa lau laa kalimatun sabaqat mir rabbika lakaana lizaamaw wa ajalum musammaa


Terjemahan :
Dan kalau tidak ada suatu ketetapan terdahulu dari Tuhanmu serta tidak ada batas yang telah ditentukan (ajal), pasti (siksaan itu) menimpa mereka.

فَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوْبِهَاۚ وَمِنْ اٰنَاۤئِ الَّيْلِ فَسَبِّحْ وَاَطْرَافَ النَّهَارِ لَعَلَّكَ تَرْضٰى

Dibaca Latin :
fashbir ‘alaa maa yaquuluuna wa sabbih bihamdi rabbika qabla thuluu‘isy-syamsi wa qabla ghuruubihaa, wa min aanaa'il-laili fa sabbih wa athraafan-nahaari la‘allaka tardhaa


Terjemahan :
Maka sabarlah engkau (Muhammad) atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum matahari terbit, dan sebelum terbenam; dan bertasbihlah (pula) pada waktu tengah malam dan di ujung siang hari, agar engkau merasa tenang.

وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ اِلٰى مَا مَتَّعْنَا بِهٖٓ اَزْوَاجًا مِّنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ەۙ لِنَفْتِنَهُمْ فِيْهِۗ وَرِزْقُ رَبِّكَ خَيْرٌ وَّاَبْقٰى

Dibaca Latin :
wa laa tamuddanna ‘ainaika ilaa maa matta‘naa bihii azwaajam minhum zahratal-hayaatid-dun-yaa linaftinahum fiih, wa rizqu rabbika khairuw wa abqaa


Terjemahan :
Dan janganlah engkau tujukan pandangan matamu kepada kenikmatan yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka, (sebagai) bunga kehidupan dunia agar Kami uji mereka dengan (kesenangan) itu. Karunia Tuhanmu lebih baik dan lebih kekal.

وَأْمُرْ اَهْلَكَ بِالصَّلٰوةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَاۗ لَا نَسْـَٔلُكَ رِزْقًاۗ نَحْنُ نَرْزُقُكَۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوٰى

Dibaca Latin :
wa'mur ahlaka bish-shalaati washthabir ‘alaihaa, laa nas'aluka rizqaa, nahnu narzuquk, wal-‘aaqibatu lit-taqwaa


Terjemahan :
Dan perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan sabar dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik di akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa.

وَقَالُوْا لَوْلَا يَأْتِيْنَا بِاٰيَةٍ مِّنْ رَّبِّهٖۗ اَوَلَمْ تَأْتِهِمْ بَيِّنَةُ مَا فِى الصُّحُفِ الْاُولٰى

Dibaca Latin :
wa qaaluu lau laa ya'tiinaa bi'aayatim mir rabbih, awalam ta'tihim bayyinatu maa fish-shuhufil-uulaa


Terjemahan :
Dan mereka berkata, "Mengapa dia tidak membawa tanda (bukti) kepada kami dari Tuhannya?" Bukankah telah datang kepada mereka bukti (yang nyata) sebagaimana yang tersebut di dalam kitab-kitab yang dahulu?

وَلَوْ اَنَّآ اَهْلَكْنٰهُمْ بِعَذَابٍ مِّنْ قَبْلِهٖ لَقَالُوْا رَبَّنَا لَوْلَآ اَرْسَلْتَ اِلَيْنَا رَسُوْلًا فَنَتَّبِعَ اٰيٰتِكَ مِنْ قَبْلِ اَنْ نَّذِلَّ وَنَخْزٰى

Dibaca Latin :
wa lau annaa ahlaknaahum bi‘adzaabim min qablihii laqaaluu rabbanaa lau laa arsalta ilainaa rasuulan fa nattabi‘a aayaatika min qabli an nadzilla wa nakhzaa


Terjemahan :
Dan kalau mereka Kami binasakan dengan suatu siksaan sebelumnya (Al-Qur'an itu diturunkan), tentulah mereka berkata, "Ya Tuhan kami, mengapa tidak Engkau utus seorang rasul kepada kami, sehingga kami mengikuti ayat-ayat-Mu sebelum kami menjadi hina dan rendah?"

قُلْ كُلٌّ مُّتَرَبِّصٌ فَتَرَبَّصُوْاۚ فَسَتَعْلَمُوْنَ مَنْ اَصْحٰبُ الصِّرَاطِ السَّوِيِّ وَمَنِ اهْتَدٰى∞ ۔

Dibaca Latin :
qul kullum mutarabbishun fa tarabbashuu, fa sata‘lamuuna man ash-haabush-shiraathis-sawiyyi wa manihtadaa


Terjemahan :
Katakanlah (Muhammad), "Masing-masing (kita) menanti, maka nantikanlah olehmu! Dan kelak kamu akan mengetahui, siapa yang menempuh jalan yang lurus, dan siapa yang telah mendapat petunjuk."