Terjemah Surat An-Najm


النجم


Jumlah Ayat: 62
Pengantar
Surah An-Najm terdiri atas 62 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyyah, diturunkan sesudah surah Al-Ikhlash. Nama An-Najm (Bintang), diambil dari perkataan "An-Najm" yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Allah bersumpah dengan An-Najm (bintang) adalah karena bintang-bintang yang timbul dan tenggelam, amat besar manfaatnya bagi manusia sebagai pedoman bagi manusia dalam melakukan pelayaran di lautan, dalam perjalanan di padang pasir, untuk menentukan peredaran musim dan sebagainya.

وَالنَّجْمِ اِذَا هَوٰىۙ

Dibaca Latin :
wan-najmi idzaa hawaa


Terjemahan :
Demi bintang ketika terbenam,

مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوٰىۚ

Dibaca Latin :
maa dhalla shaahibukum wa maa ghawaa


Terjemahan :
kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak (pula) keliru,

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوٰى

Dibaca Latin :
wa maa yanthiqu ‘anil-hawaa


Terjemahan :
dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut keinginannya.

اِنْ هُوَ اِلَّا وَحْيٌ يُّوْحٰىۙ

Dibaca Latin :
in huwa illaa wahyuy yuuhaa


Terjemahan :
Tidak lain (Al-Qur'an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),

عَلَّمَهٗ شَدِيْدُ الْقُوٰىۙ

Dibaca Latin :
‘allamahuu syadiidul-quwaa


Terjemahan :
yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat,

ذُوْ مِرَّةٍۗ فَاسْتَوٰىۙ

Dibaca Latin :
dzuu mirrah, fastawaa


Terjemahan :
yang mempunyai keteguhan; maka (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli (rupa yang bagus dan perkasa)

وَهُوَ بِالْاُفُقِ الْاَعْلٰىۗ

Dibaca Latin :
wa huwa bil-ufuqil-a‘laa


Terjemahan :
Sedang dia berada di ufuk yang tinggi.

ثُمَّ دَنَا فَتَدَلّٰىۙ

Dibaca Latin :
tsumma danaa fa tadallaa


Terjemahan :
Kemudian dia mendekat (pada Muhammad), lalu bertambah dekat,

فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ اَوْ اَدْنٰىۚ

Dibaca Latin :
fa kaana qaaba qausaini au adnaa


Terjemahan :
sehingga jaraknya (sekitar) dua busur panah atau lebih dekat (lagi).

فَاَوْحٰٓى اِلٰى عَبْدِهٖ مَآ اَوْحٰىۗ

Dibaca Latin :
fa auhaa ilaa ‘abdihii maa auhaa


Terjemahan :
Lalu disampaikannya wahyu kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah diwahyukan Allah.

مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَاٰى

Dibaca Latin :
maa kadzabal-fu'aadu maa ra'aa


Terjemahan :
Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya.

اَفَتُمٰرُوْنَهٗ عَلٰى مَا يَرٰى

Dibaca Latin :
afa tumaaruunahuu ‘alaa maa yaraa


Terjemahan :
Maka apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang dilihatnya itu?

وَلَقَدْ رَاٰهُ نَزْلَةً اُخْرٰىۙ

Dibaca Latin :
wa laqad ra'aahu nazlatan ukhraa


Terjemahan :
Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,

عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهٰى

Dibaca Latin :
‘inda sidratil-muntahaa


Terjemahan :
(yaitu) di Sidratul Muntaha,

عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوٰىۗ

Dibaca Latin :
‘indahaa jannatul-ma'waa


Terjemahan :
di dekatnya ada surga tempat tinggal,

اِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشٰىۙ

Dibaca Latin :
idz yaghsyas-sidrata maa yaghsyaa


Terjemahan :
(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya,

مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغٰى

Dibaca Latin :
maa zaaghal-basharu wa maa thaghaa


Terjemahan :
penglihatannya (Muhammad) tidak menyimpang dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.

لَقَدْ رَاٰى مِنْ اٰيٰتِ رَبِّهِ الْكُبْرٰى

Dibaca Latin :
laqad ra'aa min aayaati rabbihil-kubraa


Terjemahan :
Sungguh, dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang paling besar.

اَفَرَءَيْتُمُ اللّٰتَ وَالْعُزّٰى

Dibaca Latin :
afa ra'aitumul-laata wal-‘uzzaa


Terjemahan :
Maka apakah patut kamu (orang-orang musyrik) menganggap (berhala) Al-Lata dan Al-'Uzza,

وَمَنٰوةَ الثَّالِثَةَ الْاُخْرٰى

Dibaca Latin :
wa manaatats-tsaalitsatal-ukhraa


Terjemahan :
dan Manat, yang ketiga (yang) kemudian (sebagai anak perempuan Allah).

اَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْاُنْثٰى

Dibaca Latin :
alakumudz-dzakaru wa lahul-untsaa


Terjemahan :
Apakah (pantas) untuk kamu yang laki-laki dan untuk-Nya yang perempuan?

تِلْكَ اِذًا قِسْمَةٌ ضِيْزٰى

Dibaca Latin :
tilka idzan qismatun dhiizaa


Terjemahan :
Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.

اِنْ هِيَ اِلَّآ اَسْمَاۤءٌ سَمَّيْتُمُوْهَآ اَنْتُمْ وَاٰبَاۤؤُكُمْ مَّآ اَنْزَلَ اللّٰهُ بِهَا مِنْ سُلْطٰنٍۗ اِنْ يَّتَّبِعُوْنَ اِلَّا الظَّنَّ وَمَا تَهْوَى الْاَنْفُسُۚ وَلَقَدْ جَاۤءَهُمْ مِّنْ رَّبِّهِمُ الْهُدٰىۗ

Dibaca Latin :
in hiya illaa asmaa'un sammaitumuuhaa antum wa aabaa'ukum maa anzalallaahu bihaa min sulthaan, iy yattabi‘uuna illazh-zhanna wa maa tahwal-anfus, wa laqad jaa'ahum mir rabbihimul-hudaa


Terjemahan :
Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keterangan apa pun untuk (menyembah)nya. Mereka hanya mengikuti dugaan, dan apa yang diingini oleh keinginannya. Padahal sungguh, telah datang petunjuk dari Tuhan mereka.

اَمْ لِلْاِنْسَانِ مَا تَمَنّٰىۖ

Dibaca Latin :
am lil-insaani maa tamannaa


Terjemahan :
Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?

فَلِلّٰهِ الْاٰخِرَةُ وَالْاُوْلٰى∞

Dibaca Latin :
fa lillaahil-aakhiratu wal-uulaa


Terjemahan :
(Tidak!) Maka milik Allah-lah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.

وَكَمْ مِّنْ مَّلَكٍ فِى السَّمٰوٰتِ لَا تُغْنِيْ شَفَاعَتُهُمْ شَيْـًٔا اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ اَنْ يَّأْذَنَ اللّٰهُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيَرْضٰى

Dibaca Latin :
wa kam mim malakin fis-samaawaati laa tughnii syafaa‘atuhum syai'an illaa mim ba‘di ay ya'dzanallaahu limay yasyaa'u wa yardhaa


Terjemahan :
Dan betapa banyak malaikat di langit, syafaat (pertolongan) mereka sedikit pun tidak berguna kecuali apabila Allah telah mengizinkan (dan hanya) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Dia ridai.

اِنَّ الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِالْاٰخِرَةِ لَيُسَمُّوْنَ الْمَلٰۤىِٕكَةَ تَسْمِيَةَ الْاُنْثٰى

Dibaca Latin :
innalladziina laa yu'minuuna bil-aakhirati layusammuunal-malaa'ikata tasmiyatal-untsaa


Terjemahan :
Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, sungguh mereka menamakan para malaikat dengan nama perempuan.

وَمَا لَهُمْ بِهٖ مِنْ عِلْمٍۗ اِنْ يَّتَّبِعُوْنَ اِلَّا الظَّنَّ وَاِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِيْ مِنَ الْحَقِّ شَيْـًٔاۚ

Dibaca Latin :
wa maa lahum bihii min ‘ilm, iy yattabi‘uuna illazh-zhanna wa innazh-zhanna laa yughnii minal-haqqi syai'aa


Terjemahan :
Dan mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti dugaan, dan sesungguhnya dugaan itu tidak berfaedah sedikit pun terhadap kebenaran.

فَاَعْرِضْ عَنْ مَّنْ تَوَلّٰىۙ عَنْ ذِكْرِنَا وَلَمْ يُرِدْ اِلَّا الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۗ

Dibaca Latin :
fa a‘ridh ‘am man tawallaa ‘an dzikrinaa wa lam yurid illal-hayaatad-dun-yaa


Terjemahan :
Maka tinggalkanlah (Muhammad) orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan dia hanya mengingini kehidupan dunia.

ذٰلِكَ مَبْلَغُهُمْ مِّنَ الْعِلْمِۗ اِنَّ رَبَّكَ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيْلِهٖۙ وَهُوَ اَعْلَمُ بِمَنِ اهْتَدٰى

Dibaca Latin :
dzaalika mablaghuhum minal-‘ilm, inna rabbaka huwa a‘lamu biman dhalla ‘an sabiilihii wa huwa a‘lamu bimanihtadaa


Terjemahan :
Itulah kadar ilmu mereka. Sungguh, Tuhanmu, Dia lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pula yang mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ لِيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَسَاۤءُوْا بِمَا عَمِلُوْا وَيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا بِالْحُسْنٰىۚ

Dibaca Latin :
wa lillaahi maa fis-samaawaati wa maa fil-ardh, liyajziyalladziina asaa'uu bimaa ‘amiluu wa yajziyalladziina ahsanuu bil-husnaa


Terjemahan :
Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. (Dengan demikian) Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan dan Dia akan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).

اَلَّذِيْنَ يَجْتَنِبُوْنَ كَبٰۤىِٕرَ الْاِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ اِلَّا اللَّمَمَۙ اِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِۗ هُوَ اَعْلَمُ بِكُمْ اِذْ اَنْشَاَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ وَاِذْ اَنْتُمْ اَجِنَّةٌ فِيْ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْۗ فَلَا تُزَكُّوْٓا اَنْفُسَكُمْۗ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقٰى∞

Dibaca Latin :
alladziina yajtanibuuna kabaa'iral-itsmi wal-fawaahisya illal-lamama inna rabbaka waasi‘ul-maghfirah, huwa a‘lamu bikum idz ansya'akum minal-ardhi wa idz antum ajinnatun fii buthuuni ummahaatikum, fa laa tuzakkuu anfusakum, huwa a‘lamu bimanittaqaa


Terjemahan :
Yaitu) mereka yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji, kecuali kesalahan-kesalahan kecil. Sungguh, Tuhanmu Mahaluas ampunan-Nya. Dia mengetahui tentang kamu, sejak Dia menjadikan kamu dari tanah lalu ketika kamu masih janin dalam perut ibumu. Maka janganlah kamu menganggap dirimu suci. Dia mengetahui tentang orang yang bertakwa.

اَفَرَءَيْتَ الَّذِيْ تَوَلّٰىۙ

Dibaca Latin :
afa ra'aitalladzii tawallaa


Terjemahan :
Maka tidakkah engkau melihat orang yang berpaling (dari Al-Qur'an)?

وَاَعْطٰى قَلِيْلًا وَّاَكْدٰى

Dibaca Latin :
wa a‘thaa qaliilaw wa akdaa


Terjemahan :
dan dia memberikan sedikit (dari apa yang dijanjikan) lalu menahan sisanya.

اَعِنْدَهٗ عِلْمُ الْغَيْبِ فَهُوَ يَرٰى

Dibaca Latin :
a-‘indahuu ‘ilmul-ghaibi fa huwa yaraa


Terjemahan :
Apakah dia mempunyai ilmu tentang yang gaib sehingga dia dapat melihat(nya)?

اَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِيْ صُحُفِ مُوْسٰى

Dibaca Latin :
am lam yunabba' bimaa fii shuhufi muusaa


Terjemahan :
Ataukah belum diberitakan (kepadanya) apa yang ada dalam lembaran-lembaran (Kitab Suci yang diturunkan kepada) Musa?

وَاِبْرٰهِيْمَ الَّذِيْ وَفّٰٓىۙ

Dibaca Latin :
wa ibraahiimalladzii waffaa


Terjemahan :
Dan (lembaran-lembaran) Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?

اَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِّزْرَ اُخْرٰىۙ

Dibaca Latin :
allaa taziru waaziratuw wizra ukhraa


Terjemahan :
(yaitu) bahwa seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,

وَاَنْ لَّيْسَ لِلْاِنْسَانِ اِلَّا مَا سَعٰىۙ

Dibaca Latin :
wa al laisa lil-insaani illaa maa sa‘aa


Terjemahan :
dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya,

وَاَنَّ سَعْيَهٗ سَوْفَ يُرٰىۖ

Dibaca Latin :
wa anna sa‘yahuu saufa yuraa


Terjemahan :
dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya),

ثُمَّ يُجْزٰىهُ الْجَزَاۤءَ الْاَوْفٰىۙ

Dibaca Latin :
tsumma yujzaahul-jazaa'al-aufaa


Terjemahan :
kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,

وَاَنَّ اِلٰى رَبِّكَ الْمُنْتَهٰىۙ

Dibaca Latin :
wa anna ilaa rabbikal-muntahaa


Terjemahan :
dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahannya (segala sesuatu),

وَاَنَّهٗ هُوَ اَضْحَكَ وَاَبْكٰى

Dibaca Latin :
wa annahuu huwa adh-haka wa abkaa


Terjemahan :
dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,

وَاَنَّهٗ هُوَ اَمَاتَ وَاَحْيَاۙ

Dibaca Latin :
wa annahuu huwa amaata wa ahyaa


Terjemahan :
dan sesungguhnya Dialah yang mematikan dan menghidupkan,

وَاَنَّهٗ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْاُنْثٰى

Dibaca Latin :
wa annahuu khalaqaz-zaujainidz-dzakara wal-untsaa


Terjemahan :
dan sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan,

مِنْ نُّطْفَةٍ اِذَا تُمْنٰىۙ

Dibaca Latin :
min nuthfatin idzaa tumnaa


Terjemahan :
dari mani, apabila dipancarkan,

وَاَنَّ عَلَيْهِ النَّشْاَةَ الْاُخْرٰىۙ

Dibaca Latin :
wa anna ‘alaihin nasy'atal-ukhraa


Terjemahan :
dan sesungguhnya Dialah yang menetapkan penciptaan yang lain (kebangkitan setelah mati),

وَاَنَّهٗ هُوَ اَغْنٰى وَاَقْنٰىۙ

Dibaca Latin :
wa annahuu huwa aghnaa wa aqnaa


Terjemahan :
dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan.

وَاَنَّهٗ هُوَ رَبُّ الشِّعْرٰىۙ

Dibaca Latin :
wa annahuu huwa rabbusy-syi‘raa


Terjemahan :
dan sesungguhnya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi'ra,

وَاَنَّهٗٓ اَهْلَكَ عَادًا ۨالْاُوْلٰىۙ

Dibaca Latin :
wa annahuu ahlaka ‘aadanil-uulaa


Terjemahan :
dan sesungguhnya Dialah yang telah membinasakan kaum 'Ad dahulu kala,

وَثَمُوْدَا۟ فَمَآ اَبْقٰىۙ

Dibaca Latin :
wa tsamuuda fa maa abqaa


Terjemahan :
dan kaum Samud, tidak seorang pun yang ditinggalkan-Nya (hidup),

وَقَوْمَ نُوْحٍ مِّنْ قَبْلُۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا هُمْ اَظْلَمَ وَاَطْغٰىۗ

Dibaca Latin :
wa qauma nuuhim min qabl, innahum kaanuu hum azhlama wa athghaa


Terjemahan :
dan (juga) kaum Nuh sebelum itu. Sungguh, mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka.

وَالْمُؤْتَفِكَةَ اَهْوٰىۙ

Dibaca Latin :
wal-mu'tafikata ahwaa


Terjemahan :
Dan prahara angin telah meruntuhkan (negeri kaum Lut),

فَغَشّٰىهَا مَا غَشّٰىۚ

Dibaca Latin :
fa ghasysyaahaa maa ghasysyaa


Terjemahan :
lalu menimbuni negeri itu (sebagai azab) dengan (puing-puing) yang menimpanya.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكَ تَتَمَارٰى

Dibaca Latin :
fa bi'ayyi aalaa'i rabbika tatamaaraa


Terjemahan :
Maka terhadap nikmat Tuhanmu yang manakah yang masih kamu ragukan?

هٰذَا نَذِيْرٌ مِّنَ النُّذُرِ الْاُوْلٰى

Dibaca Latin :
haadzaa nadziirum minan-nudzuril-uulaa


Terjemahan :
Ini (Muhammad) salah seorang pemberi peringatan di antara para pemberi peringatan yang telah terdahulu.

اَزِفَتِ الْاٰزِفةُۚ

Dibaca Latin :
azifatil-aazifah


Terjemahan :
Yang dekat (hari Kiamat) telah makin mendekat.

لَيْسَ لَهَا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ كَاشِفَةٌۗ

Dibaca Latin :
laisa lahaa min duunillaahi kaasyifah


Terjemahan :
Tidak ada yang akan dapat mengungkapkan (terjadinya hari itu) selain Allah.

اَفَمِنْ هٰذَا الْحَدِيْثِ تَعْجَبُوْنَۙ

Dibaca Latin :
afamin haadzal-hadiitsi ta‘jabuun


Terjemahan :
Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini?

وَتَضْحَكُوْنَ وَلَا تَبْكُوْنَۙ

Dibaca Latin :
wa tadh-hakuuna wa laa tabkuun


Terjemahan :
dan kamu tertawakan dan tidak menangis,

وَاَنْتُمْ سَامِدُوْنَ

Dibaca Latin :
wa antum saamiduun


Terjemahan :
sedang kamu lengah (darinya).

فَاسْجُدُوْا لِلّٰهِ وَاعْبُدُوْا∞ ۩

Dibaca Latin :
fasjuduu lillaahi wa‘buduu


Terjemahan :
Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).